MEMBINA HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN DISIPLIN SEKOLAH
TUGAS MANAGEMEN
TENTANG
MEMBINA HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT
DALAM MELAKSANAKAN DISIPLIN SEKOLAH
OLEH
NOVIA RIZA ASYARI(1620170)
KELAS : 7.5 PGSD
DOSEN PENGAMPU
YESSI RIFMASARI, M.Pd
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP )
ADZKIA
2019
MEMBINA HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT DALAM
MELAKSANAKAN DISIPLIN SEKOLAH
Pengelolaan
hubungan sekolah dan masyarakat saat ini amatlah penting mengingat masyarakat
berperan pula sebagai stakeholder pendidikan. Peran ini akan mempengaruhi maju mundurnya
sekolah, kepuasan pelanggan merupakan kunci keberhasilan dari pengelolaan
sebuah sekolah.
Secara
etimologis, “hubungan masyarakat” diterjemahkan dari perkataan bahasa Inggris “public
relation”, yang berarti hubungan sekolah dengan masyarakat ialah sebagai
hubungan timbal balik antara suatu organisasi (sekolah) dengan masyarakatnya.
Sekolah
mempunyai kewajiban secara legal dan moral untuk selalu memberikan penerangan
kepada masyarakat tentang tujuan-tujuan, program-program, kebutuhan-kebutuhan
dan keadaannya, dan sebaliknya sekolah harus mengetahui dengan jelas kebutuhan,
harapan dan tuntutan masyarakat.
A. Disiplin Di
Sekolah
Disiplin di
sekolah merupakan kedisiplinan siswa yang dapat dilihat dari ketaatan
(kepatuhan) siswa terhadap aturan (tata tertib) yang berkaitan dengan jam
belajar di sekolah, yang meliputi jam masuk sekolah dan keluar sekolah,
kepatuhan siswa dalam berpakaian, kepatuhan siswa dalam mengikuti kegiatan
sekolah, dan lain sebagainya.
Semua
aktifitas siswa yang dilihat kepatuhannya adalah berkaitan dengan aktifitas
pendidikan di sekolah, yang juga dikaitkan dengan kehidupan di lingkungan luar
sekolah. Dalam pelaksanaan disiplin, harus berdasarkan dari dalam diri siswa.
Karena tanpa sikap kesadaran dari diri sendiri, maka apapun usaha yang
dilakukan oleh orang di sekitarnya hanya akan sia-sia. Kedisiplinan mesti
diterapkan secara tegas, adil dan konsisten.
B.
Disiplin Di Masyarakat
Disiplin
dimasyarakat yaitu mematuhi dan menjalankan segala tata tertib yang berlaku
ditengah-tengah masyarakat guna membangun kehidupan bermasyarakat yang tertib,
harmonis, serta meningkatkan kualitas masyarakat tersebut dari segala sudut
pandang
C. Membina
hubungan sekolah dan masyarakat
Hubungan
sekolah dengan masyarakat pada hakikatnya merupakan suatu sarana yang sangat
berperan dalam membina dan mengembangkan pertumbuhan pribadi peserta didik di
sekolah. Sekolah dan masyarakat memiliki hubungan yang sangat erat dalam
mencapai tujuan sekolah atau pendidikan secara efektif dan efisien.
Berikut ini adalah jenis-jenis
hubungan sekolah dan masyarakat yaitu antara lain :
1.
Hubungan Edukatif
Merupakan
hubungan kerjasama dalam hal mendidik, yaitu antara guru dan orang tua di dalam
keluarga. Hubungan ini di maksutkan agar tidak terjadi perbedaan prinsip dan
pertentangan yang dapat menggakibatkan keragu-raguan pada diri anak atau murid.
Cara kerjasama tersebut dapat direalisaskan dengan mengadakan pertemuan yang
direncanakan secara periodik antara guru-guru di sekolah dengan orang tua
murid.
2.
Hubungan Kultural
Ialah usaha
kerjasama antara sekolah dengan masyarakat yang memungkinkan adanya saling
membina dan mengembangkan kebudayaan masyarakat tempat sekolah itu berada.
Untuk itu diperlukan adanya hubungan kerjasama yang fungsional antara kehidupan
di sekolah dan kehidupan dalam masyarakat. Kegiatan kuikulum sekolah
disesusikan dengan kebutuhan dan tuntunan perkembangan masyarakat.
3.
Hubungan Institusional
Yaitu hubungan
kerjasama antara sekolah dengan lembaga-lembaga atau instansi-instansi resmi
lain. Dengan adanya hubungan ini, sekolah dapat meminta bantuan dari lembaga
lain, baik berupa tenaga pengajar, pemberi ceramah, dan pengembangan materi
kurikulum, maupu bantuan yang berupa fasilitas.
D. Contoh
Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat
1.
Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Terkait Kedisiplinan
Hubungan
antara sekolah dan orang tua tersebut maka manfaat yang diharakan diperoleh
adalah:
a.
Orang tua siswa mengetahui tentang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sekolah.
b.
Sekolah mengetahui semua kegiatan orang tua dan para siswa di rumah.
c.
Orang tua siswa mau memberi perhatian yang sangat besar dalam menunjang
kegiatan-kegiatan sekolah.
2.
Hubungan Sekolah Dengan Instansi Terkait
Sekolah perlu membina hubungan baik secara timbal balik
dengan instansi terkait, instansi terkait itu seperti Lurah/ Kepala Desa,
Puskesmas, Camat, Polsek, Koramil, LKMD, dan Posyandu. Hubungan yang dijalin
dan upaya yang perlu dilaksanakan oleh sekolah, antara lain sebagai berikut:
a.
Menginformasikan program sekolah
b.
Ikut serta dalam kegiatan yang diadakan pemerintah, sepanjang tidak mengganggu
proses belajar mengajar
c.
Pada saat yang diperlukan, Kepala Sekolah atau guru yang ditunjuk mengadakan
kunjungan ke Instansi Pemerintah sebagai salah satu cara pendekatan dari pihak
sekolah,
d.
Sekali-kali dapat mengundang Pejabat Pemerintah d luar Depdikbud sebagai
pembina dalam upacara bendera.
DAFTAR PUSTAKA
Popi, Sopiatin. 2010. Manajemen
Belajar Berbasis Kepuasan Siswa. Cilegon: Ghalia
Indonesia.
Rachman, Maman. 1998. Manajemen
Kelas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Majid, Abdul. 2005. Perencanaan pembelajaran.
Bandung: Rosda Karya.
Trimakasih materinya kak, sangat membantu saya
BalasHapus